Sabtu, 04 Februari 2012

MAKALAH BIOLOGI

PENYAKIT PADA JANTUNG

PENDAHULUAN

Jantung adalah salah satu organ vital manusia. Sekarang ini semakin bermacam-macam gangguan yang menyerang jantung. Oleh karena itu kita harus menjaganya dengan sebaik mungkin agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan.

Makalah ini membahas berbagai gangguan maupun penyakit terhadap jantung. Di dalam makalah ini juga tertulis penyebab, gejala, pengobatan serta pencegahan penyakit atau gangguan terhadap jantung.

Harapan saya , makalah yang sederhana ini dapat memberi manfaat bagi para pembaca.“Tak ada gading yang tak retak”, bila ada kesalahan pada makalah ini saya mohon maaf. Saran dan kritik yang membangun sangat saya harapkan .

Penyusun

ii

Daftar Isi

Pendahuluan ……………………………………………………………………. ii

Daftar Isi ………………………………………………………………………… iii

Pengertian dan Fungsi Jantung Manusia ………………………………………. 1

Gangguan dan Penyakit pada Jantung …………………………………………. 3

Penyebab Penyakit pada Jantung ………………………………………………. 5

Gejala-Gejala Penyakit pada Jantung ………………………………………….. 5

Pengobatan Penyakit pada Jantung …………………………………………….. 5

Pencegahan Penyakit pada Jantung ……………………………………….......... 6

Akibat Penyakit pada Jantung ………………………………………………….. 6

Kesimpulan ……………………………………………………………………… 7

Sumber …………………………………………………………………………... 8

iii

Pengertian & Fungsi Jantung Manusia

Jantung adalah salah satu organ manusia yang letaknya di dalam dada terutama sebelah kiri yang terdiri dari organ berupa otot, berbentuk kerucut dan sebesar genggaman tangan pemiliknya serta berongga. Jantung merupakan pemompa berotot yang bekerja secara terus menerus dan tanpa berhenti untuk memompa darah manusia yang dialirkan ke seluruh tubuh. Jantung melakukan kontraksi dan relaksasi sebanyak 100.000 (seratus ribu) kali dalam sehari. Dalam kehidupan sehari-hari bentuk jantung digambarkan seperti daun waru (heart). Apex (puncak) miring ke sebelah kiri. Beratnya sekitar 300 gram. Jantung dalam sistem sirkulasi berfungsi sebagai alat pemompa darah.

Jantung mempunyai empat ruangan, yaitu atrium sinister (serambi kiri), atrium dexter (serambi kanan), ventrikel sinister (bilik kiri), dan ventrikel dexter (bilik kanan). Antarsisi kiri dan kanan jantung dipisahkan oleh septum (sekat) yang berupa otot yang padat.

Atrium merupakan ruangan jantung tempat masuknya darah dari pembuluh balik (vena). Antara atrium kiri dan ventrikel kiri terdapat katup valvula bikuspidalis (katup berdaun dua). Katup ini berfungsi mencegah darah dalam ventrikel kiri agar tidak mengalir kembali ke atrium kiri saat jantung berkontraksi.

Ventrikel mempunyai otot lebih tebal dari pada atrium, keadaan ini disebabkan ventrikel berfungsi memompa darah keluar jantung. Antara atrium kanan dengan ventrikel kanan terdapat katup valvula trikuspidalis (katup berdaun tiga). Katup ini berfungsi mencegah darah dalam ventrikel kanan agar tidak mengalir kembali ke atrium saat jantung berkontraksi.

1

Jantung terus-menerus memompa darah ke seluruh bagian tubuh. Jantung memompa darah dengan cara berkontraksi sehingga jantung dapat mengembang dan mengempis. Kontraksi jantung ini menimbulkan denyutan yang dapat dirasakan pada pembuluh nadi di beberapa tempat.

Sistole adalah keadaan jantung yang sedang berkontraksi (mengempis) membuat tekanan ruang jantung menjadi paling tinggi (maksimum). Sedangkan Diastole adalah keadaan jantung yang sedang berelaksasi (mengendur) membuat tekanan ruang jantung menjadi paling rendah (minimum).

Peredaran darah di dalam jantung dibagi menjadi dua, yaitu:
Peredaran darah kecil = Jantung (bilik kanan) Paru-Paru Jantung (serambi kiri)
Peredaran darah besar = Jantung (bilik kiri) Seluruh Tubuh Jantung (serambi kanan)
Berikut ini adalah gambar peredaran darah di dalam jantung :

http://4.bp.blogspot.com/-UGLHPXezKUg/TjEm9iJYTAI/AAAAAAAAAqc/TDyJbttopus/s1600/gambar5.10.jpg

Jadi, sistole dan diastole merupakan tekanan darah karena jantung pada saat itu mengeluarkan dan memasukkan darah. Tekanan darah dapat diukur menggunakan tensimeter atau spigmomanometer. Tekanan darah orang dewasa normal sekitar 120/80 mmHg (milimeter air raksa). Nilai 120 menunjukkan tekanan sistole, sedangkan 80 menunjukkan tekanan diastole. Tekanan darah ini dapat digunakan sebagai indikasi kondisi kesehatan seseorang

2

Gangguan & Penyakit Pada Jantung

Penyakit jantung banyak sekali macamnya. Para penderitanya juga seringkali terkena lebih dari satu gangguan (komplikasi). Berikut adalah beberapa jenis penyakit jantung yang perlu Anda diketahui. Daftar ini hanyalah sebagian dari belasan jenis gangguan jantung lain yang dapat mengancam kita.

1. Aterosklerosis.

Aterosklerosis adalah penebalan dinding arteri sebelah dalam karena endapan plak (lemak, kolesterol dan buangan sel lainnya) sehingga menghambat dan menyumbat pasokan darah ke sel-sel otot. Aterosklerosis dapat terjadi di seluruh bagian tubuh. Bila terjadi pada dinding arteri jantung, maka disebut penyakit jantung koroner (coronary artery disease) atau penyakit jantung iskemik.

Aterosklerosis berlangsung menahun dan menimbulkan banyak gangguan penyakit. Aterosklerosis dimulai dari adanya lesi dan retakan pada dinding pembuluh darah, terutama karena adanya tekanan kuat pada pembuluh jantung. Pada tahap berikutnya, tubuh berusaha memulihkan diri dengan menempatkan zat-zat lemak ke dalam pembuluh darah untuk menutup keretakan. Lambat laun, karena proses peretakan dan penutupan yang berulang, zat-zat lemak itu bisa menutup pembuluh jantung.

Salah satu gejala aterosklerosis jantung adalah Angina pektoris, yaitu rasa nyeri/tidak enak di daerah jantung dan dada karena berkurangnya pasokan darah ke otot jantung. Angina bisa terjadi baik saat beraktivitas fisik maupun beristirahat. Bila berlanjut, angina bisa berkembang menjadi infark miokard akut yang berbahaya.

2. Infark Miokard Akut

Infark miokard adalah kematian otot jantung karena penyumbatan pada arteri koroner. Otot-otot jantung yang tidak tersuplai darah akan mengalami kerusakan atau kematian mendadak.

3. Kardiomiopati

Kardiomiopati adalah kerusakan/gangguan otot jantung sehingga menyebabkan dinding-dinding jantung tidak bergerak sempurna dalam menyedot dan memompa darah. Penderita kardiomiopati seringkali berisiko terkena arritmia dan gagal jantung mendadak. Kardiomiopati masih dibagi lagi jenisnya menjadi kardiomipati kongestif, hipertrofik, restriktif dan peripartum.

4. Arritmia

Arritmia berarti irama jantung tidak normal, yang bisa disebabkan oleh gangguan rangsang dan penghantaran rangsang jantung ringan maupun berat.

3

5. Gagal Jantung Kongestif.

Gagal jantung adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah secara efektif ke seluruh tubuh. Jantung dikatakan gagal bukan karena berhenti bekerja, namun karena tidak memompa sekuat yang seharusnya. Sebagai dampaknya, darah bisa berbalik ke paru-paru dan bagian tubuh lainnya.

6. Fibrilasi Atrial

Fibrilasi atrial adalah gangguan ritme listik jantung yang mengganggu atrial. Gangguan impuls listrik ini menyebabkan kontraksi otot jantung tidak beraturan dan memompa darah secara tidak efisien. Akibatnya, atrium jantung tidak sepenuhnya mengosongkan darah menuju ke serambi (ventrikel). Fibrilasi atrial biasanya terkait dengan banyak gangguan jantung lainnya, termasuk kardiomiopati, koroner, hipertropi ventrikel, dll. Hipertiroid dan keracunan alkohol juga bisa menyebabkan fibrilasi atrial.

7. Inflamasi Jantung

Inflamasi jantung dapat terjadi pada dinding jantung (miokarditis), selaput yang menyelimuti jantung (perikarditis), atau bagian dalam (endokarditis). Inflamasi jantung dapat disebabkan oleh racun maupun infeksi.

8. Penyakit Jantung Rematik

Penyakit jantung rematik adalah kerusakan pada katup jantung karena demam rematik, yang disebabkan oleh bakteri streptokokus.

9. Kelainan Katup Jantung

Katup jantung berfungsi mengendalikan arah aliran darah dalam jantung. Kelainan katup jantung yang dapat mengganggu aliran tersebut, antara lain karena pengecilan (stenosis), kebocoran (regurgiasi), atau tidak menutup sempurna (prolapsis). Kelainan katup dapat terjadi sebagai bawaan lahir maupun karena infeksi dan efek samping pengobatan.

10. Jantung Koroner

Penyakit kardiovaskuler, terutama jantung koroner, yang ditandai dengan serangan jantung, masih menempati peringkat pertama penyabab kematian di Indonesia.
Penelitian Havard University mengatakan sumber penyakit jantung adalah mikroba. tidak akan menempel kolesterol di pembuluh darah jantung bila tidak ada yang mengawali. mikroba ini yang menyebabkan kolesterol berkumpul di pembuluh darah jantung.

4

Penyebab Penyakit Pada Jantung :

  • Merokok dalam jumlah yang banyak dan selama bertahun-tahun
  • Konsumsi makanan yang berlemak atau berkolesterol tinggi
  • Hipertensi yang telah diderita
  • Diabetes mellitus juga memancing timbulnya penyakit jantung koroner
  • Obesitas
  • Kurang beraktivitas dan berolahraga
  • Minum minuman beralkohol
  • Penyalahgunaan obat (narkoba)

· Satu skema pembagian lemak = waist to hip ratio

· Pola Makan yang salah

· Kegiatan fisik yang berlebihan

· Banyaknya lemak di dalam darah

  • Faktor psikososial

Gejala-Gejala Penyakit Pada Jantung:

  • Dada terasa sakit dan menekan
  • Pusing kepala yang berkepanjangan
  • Merasa sekujur tubuhnya terbakar tanpa sebab yang jelas
  • Terjadi keluhan di sekitar tulang dada dan leher
  • Tiba-tiba saja jantung si penderita bermasalah dan dalam kondisi yang kronis.

· Sesak napas

· Irama jantung tak beraturan

· Keringat dingin

· Mual dan muntah

Pengobatan Penyakit Pada Jantung :
Berikut ini adalah beberapa pengobatan penyakit pada jantung.
- Mengkonsumsi wortel
- Mengkonsumsi jus manggis
- Mengkonsumsi obat dari dokter
- Mengkonsumsi obat herbal

5

Pencegahan Penyakit Pada Jantung :
1. Jalan selama 30 menit setiap hari.
2. Kenali tekanan darah anda, dan lakukan apapun, supaya mencapai angka 115/75.
3. Makan 250gr kacang2an setiap hari. Kacang2an akan meningkatkan kadar kolesterol baik,
HDL, dan menurunkan radang.
4. Cari tahu kadar HDL anda dan coba tingkatkan sampai di nilai 50.
5. Makan 10 sendok makan saus tomat dalam seminggu.
6. Secara teratur, gunakan benang gigi. Menghindari penyakit mulut, mencegah radang arteri,
yang membantu anda mengurangi kemungkinan sakit jantung
7. Jangan makan minyak jenuh lebih dari 20 gram setiap hari, dan gunakan minyak trans
sesedikit mungkin. Lemak jenuh dan lemak trans akan menyebabkan radang arteri.
8. Hindari makanan dengan kandungan gula tinggi
9. Kurangi mengkonsumsi alkohol.
10. Makan 9 porsi sayuran dan buah setiap hari.
11. Pola makan sehat
12. Menjaga Tubuh ideal dari kegemukan.
13. Berhenti merokok
14. Hindari Stres.
15. Olahraga secara teratur
16. Konsumsi antioksidan

Akibat Penyakit Pada Jantung :

- Kematian.
- Tidak bisa beraktifitas secara maksimal.
- Berkurangnya oksigen ke otak.
- Sering merasa pusing.



6

KESIMPULAN

Jantung adalah salah satu organ manusia yang letaknya di dalam dada terutama sebelah kiri. Ukuran jantung sebesar genggaman tangan pemiliknya. Jantung berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh.

Beberapa gangguan dan penyakit yang menyerang jantung :
- Jantung koroner
- Inflamasi jantung
- Arritmia
- Jantung rematik
- Kelainan katup jantung

Berikut beberapa penyebab utama penyakit pada jantung :

  • Mengkonsumsi alcohol dan rokok dalam jumlah yang besar
  • Konsumsi makanan yang berlemak atau berkolesterol tinggi
  • Hipertensi yang telah diderita
  • Diabetes mellitus
  • Obesitas
  • Kurang beraktivitas dan berolahraga

Beberapa gejala yang akan timbul apabila jantung bermasalah :

  • Dada terasa sakit dan menekan
  • Pusing kepala yang berkepanjangan
  • Merasa sekujur tubuhnya terbakar tanpa sebab yang jelas
  • Terjadi keluhan di sekitar tulang dada dan leher

· Sesak napas

· Irama jantung tak beraturan

· Keringat dingin

· Mual dan muntah

- Mengkonsumsi wortel
- Mengkonsumsi jus manggis
- Mengkonsumsi obat dari dokter
- Mengkonsumsi Berikut ini adalah beberapa pengobatan penyakit pada jantung :
obat herbal








Ada beberapa cara untuk mencegah penyakit pada jantung. Diantaranya adalah :
1. Jalan selama 30 menit setiap hari.
2. Jangan makan minyak jenuh lebih dari 20 gram setiap hari, dan gunakan minyak trans
sesedikit mungkin. Lemak jenuh dan lemak trans akan menyebabkan radang arteri.
3. Hindari makanan dengan kandungan gula tinggi
4. Kurangi mengkonsumsi alkohol.
5. Makan 9 porsi sayuran dan buah setiap hari.
6. Pola makan sehat
7. Berhenti merokok
8. Hindari Stres.
9. Olahraga secara teratur

Akibat yang bisa terjadi dari gangguan jantung tersebut :
- Kematian.
- Tidak bisa beraktifitas secara maksimal.
- Berkurangnya oksigen ke otak.
- Sering merasa pusing.

Sumber :
www.wordpress.com
www.slideshare.net
www.majalahkesehatan.com
www.merahitam.com
www.jusmanggisxamthone.org
www.clubbing.kapanlagi.com
www.google.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar